Rabu, 07 November 2012

Cerita Seorang Teman

Pegawai berprestasi luar biasa

Hari ini adalah tanggal bersejarah buat tempatku bekerja. Hari ini adalah hari Kepabeanan Indonesia. Hari dimana Pabean Indonesia memperingati eksistensi dirinya di Indonesia. Hari ini aku harus ikut upacara dalam rangka memperingati hari tersebut.
Ada hal yang aneh aku rasakan ! Ada seseuatu hal bertentangan yang aku alami !
Yup… akhir-akhir ini bagian biro sdm di tempatku bekerja lagi giat-giatnya mendisiplinkan para pegawai. Diantaranya adalah:
  1. Potong gaji 2,5 % jika terlambat. Terlambat 1 detik sama terlambat setengah hari tetep dipotong 2,5% dari gaji bulanan. Potong gaji 5% jika mbolos. Kemudian jumlah detik, menit, jam dan hari keterlambatan akan diakumulasi selama satu tahun. Jika melebihi 48 jam akan diberikan SP : Surat Peringatan.
  2. Razia pegawai yang memakai sandal dan berkeliaran di lingkungan kantor. Pegawai diwajibkan pakai seragam lengkap ketika jalan antar gedung atau di lingkungan kantor. Dari mulai sepatu, kaos kaki, sabuk, name tag sampai topi bivak.
  3. Apel bersama setiap pertengahan bulan untuk memberi wejangan dan semangat kepada para pegawai agar selalu meningkatkan kualitas kerja.
  4. Rambut harus rapi, tidak boleh gondrong. Celakanya ada larangan juga untuk tidak boleh memelihara jenggot.
Sementara aku itu orangnya hampir 100% terhadap peraturan itu. 100% melanggar maksudnya
  1. Tiap bulan aku ada saja terlambat, lupa absen. Ada aja potongan absen pada gajiku
  2. Alhamdulillah walau aku bisa dihitung jari untuk pakai serangam dan pakai sepatu di kantor, aku selalu lolos dari razia. kalau dalam sebulan, aku pakai seragam paling 5 hari. Kalau pakai sepatu ketika ada rapat aja. Itu pun paling sebulan 4 kali rapat.
    Lhaaa… sehari-harinya pakai apa ?
    Aku selalu pakai kaos oblong, pakai jaket, sandal jepit. dan jarang di kantor dalam keadaan sudah mandi dan gosok gigi.
  3. Upacara, atau apel dalam kurun waktu 4 tahun aku bekerja sekarang masih dalam hitungan jari.
  4. Soal penampilan aku sangat sesukaku. Rambut gondrong, brewokan, lah pokoknya kalau dilihat orang yang suka kerapian aku dan nggak masuk kategori orang gila.
Ha ha ah …. temen-temenku juga sudah pasrah menasehati aku untuk bisa berdisiplin penampilan. Termasuk beberapa bos (atasanku) juga sering menasehati aku soal kerapian. Tapi gimana yaaa …
Tapi akhirnya … Iyaaaahh… aku terpilih sebagai pegawai berprestasi luar biasa pada hari itu. Arrrgggghhh… rasanya jarang orang yang akan percaya pada hal ini. Aku saja nggak percaya. Temen-temenku juga banyak yang nggak percaya, kecuali mereka yang satu aliran denganku. Lhoo aliran apa ? ha ha ah … maksudnya adalah aliran pemikiran, pada bagian bawah akan aku ceritakan.
Ah lupakan dulu, sekarang dengarkan ceritaku …
Tempatku bekerja adalah sebuah instansi tua yang lahir sebelum indonesia merdeka yang dinakodai oleh pemerintah hindia belanda. Waktu itu namanya Duane. Basisnya adalah voc yang menjalankan kegiatan sehari-hari dengan model militer. Setelah indonesia merdeka menjadi semi militer yang dipimpin dari orang-orang militer. Pegawainyapun masih banyak diambil dari tentara pelajar waktu itu.
Seiring berjalannya waktu, dan karena tuntutan jaman, bau-bau militer ini sekarang paling tinggal 20%. Contohnya kalau ketemu big bos harus hormat grak. Di tempat pendidikannya pun dididik langsung oleh kopasus. Misalnya baris berbasis, menembak, apel bersama dan lainnya.
Yah itu diperlukan banget, agar dalam menghadapi para penyelundup di laut, darat dan bandara, petugas kita memiliki skill yang bagus dalam menghadapi mereka para mafia narkoba atau mafia laut.Nah khusus untukku, rasanya nggak betah banget dengan dunia patah-patah seperti itu. Lho apa itu dunia patah-patah ? itu lhoo cara hidup di asrama militer atau polisi ! dan beberapa waktu yang lalu, pas aku kembali diasramakan, rasanya seperti cacing disiram garam trus dijemur. Nggak mau banget dah… Seperti yang aku ceritakan di sini:
  1. http://ahsanfile.wordpress.com/2010/05/04/duh-masuk-asarama-lagi/
  2. http://ahsanfile.wordpress.com/2010/05/07/maaf-teman-teman-ane-pamitan-masuk-asrama-sebulan/
  3. http://ahsanfile.wordpress.com/2010/05/09/hari-pertama-masuk-asrama/
  4. http://ahsanfile.wordpress.com/2010/05/22/kehidupan-asrama-fasilitas-istimewa-untuk-belaja/
  5. http://ahsanfile.wordpress.com/2010/06/05/dari-asrama-we-are-the-champion/
  6. http://ahsanfile.wordpress.com/2010/06/10/hari-terakhir-di-asrama-sedih-meninggalkannya/
Haah … banyak banget tulisan tentang asramanya …. ? ssstt… itu semua isinya unek-unek dan kebencian …
Mengapa aku benci model kerja seperti itu ? jawabannya cuma satu, yaitu nggak cocok dengan bidang kerjaku. Bidang kerjaku adalah TI (Teknologi Informasi) yang setiap hari bergelut dengan perkembangan teknologi, software dan hardware. Kalau mereka yang sehari-hari berhadapan dengan nasabah atau pengguna jasa atau mafia. Mereka harus menunjukan sikap yang disiplin penampilan, rapi sehingga enak dilihat mata. Tapi untukku nggak banget dah … Kalau dari temen-temenku, aku mungkin termasuk pemberontak kedisiplinan. Disiplin dan tata tertib yang selama ini melekat di tempatku bekerja.
Buat pak bos, kalau Anda membaca tulisan ini, mari kita coba memandang jauh ke depan dan ke luar. Mari kita cari cara untuk meningkatkan kualitas hasil karya kita dengan mengikuti para pendahulu dunia TI yang telah sukses menghasilkan karya-karya besar. Dan mari kita lihat mengapa kita yang memiliki potensi-potensi luar biasa 90% masih jalan ditempat. Aku ingin ada perubahan besar ke arah kemajuan IT kita.
#cieeee…. ini anak minta di keplak kali yak !
Aku membuat model dunia kerja sendiri yang aku iramakan sekali dengan dunia IT. Aku merasa dengan model lama di tempatku bekerja, kemajuan bidang IT akan jalan di tempat. Dunia IT membutuhkan suasana yang sangat kondusif dan fleksibel karena yang bekerja 90% adalah otak. Untuk mengasilkan karya-karya yang cemerlang dan gemilang butuh suasana yang mendukung. Tidak bisa ada tekanan, batasan nggak boleh ini dan itu. Dunia IT adalah dunia seni yang membutuhkan kekhusuan dalam menjalaninya.
Mari kita lihat para pendahulu IT yang sukses !
Google. Kita tahu bahwa model kerja para karyawan google sangat dibuat nyaman dan selalu fresh. Suasana yang kerja yang fleksibel dengan prinsip ide cemerlang dan berprestasi. Tidak ada tekanan harus ini dan itu. Facebook, yang usianya muda tetapi bisa berkaraya luar biasa. Model kerjanya juga sangat enjoy untuk bidang IT. Karyawannya dibuat nyaman kerja di kantor seolah rumah sendiri. Tapi bandingkan dengan suasana model kerja kaku seperti ketemu atasan harus hormat grak, kalau nggak dihukum. Harus berseragam, pakai sepatu ini dan itu, kalau tidak akan kena catatan displin, masuk asrama sudah kayak anak didik militer / polisi. Jalan harus langkat tegap, kalau jalan bareng, kaki kudu kompak. Arrrggghhh… banyak tekanan pikiran, terasa  dibelenggu, nggak bisa berekspressi …
Lho kalau gitu ya jangan kerja di situ, kerja aja diperusahaan sendiri atau nglamar kerja di google, kan bisa bebas bergaya semaunya, trus kamu ggak perlu taat aturan ini dan itu !
Itu adalah nasehat yang sering aku terima. Dan tahukah arti dari nasehat itu ? Adalah kepasrahan dan jalan ditempat ! Tak mau membuat perubahan ke arah yang lebih baik. Malanjutkan yang ada tanpa mau memperbaharui. Dan akhirnya dari dulu sampe sekarang ya gitu-gitu aja … nggak ada perkembangan yang berarti.
Whaaa sudah susah-susah dididik, dibiayai, eh malah nggak patuh. Lihat tuh, orang di luar sana kagum melihat pegawai yang berwibawa, tegas, disiplin, rapi dan enak dilihat. Kalau kerja di sini ya harus nurut aturan yang ada, jangan bikin aturan sendiri.
Iya, itu aku setuju. Itu sangat cocok untuk mereka yang bekerja di lapangan yang sehari-hari melayani para pengguna jasa/customers. Kalau pakaian dan tampilan nggak rapi, orang akan males dan sepet melihatnya. Tapi coba dipikir, dilihat dan wawasannya dibuka lebih luas lagi, jangan berkutat di kebun sendiri. Dunia IT nggak sama dengan dunia administrasi. Analisa sendiri lah maksudku …
Finally …
Apa yang aku lakukan dengan mengkondisikan diriku agar nyaman bekerja akhirnya diakui juga. Dengan banyak hal yang aku tembus pembatas kenyamanan dan keenjoyan kerja IT, aku ingin tetep melanjutkan dan meningkatkan apa yang telah aku lakukan saat ini … Tujuannya satu, seperti semboyan blog ini : Kerja itu hoby dan prestasi. Dan sorry … bagiku kerja itu bukan rutinitas yang jalan di tempat …

http://ahsanfile.com/2012/01/26/pegawai-berprestasi-luar-biasa/ 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

It's Me & Family

Materi Kuliah

  • Analisis Sistem Informasi
  • Perancangan Sistem Informasi
  • Analisis dan Perancangan Sistem Informasi
  • Sistem Basis Data
  • Sistem Operasi

Guest Book

Followers